Sang Pelukis Kover Kaset Pita Sandiwara Radio Tutur Tinular
Mengukir Ikon Legenda: Tribute to Haryoko, Seniman Visual dan Suara Sanggar Prathivi
Pendahuluan: Dari Kanvas ke Mikrofon
Di tengah gempita Sandiwara Radio (SR) Tutur Tinular, dua indra kita disajikan karya sempurna: suara yang diarahkan Om Carolus, dan rupa visual yang dilukis oleh Om Haryoko.
Beliau adalah maestro di balik layar, yang berbekal talenta melukis, merantau ke ibukota Jakarta dan diterima bekerja sebagai ilustrator di PT Swadaya Prathivi alias Sanggar Cerita. Hampir semua kover kaset pita sandiwara radio produksi Sanggar Cerita adalah hasil lukisan beliau.
1. Pelukis Ikon: Pencipta Rupa Arya Kamandanu dan Sakawuni
Lukisan Om Haryoko di sampul kaset pita sandiwara radio Tutur Tinular adalah salah satu karya beliau yang paling legendaris dan favorit banyak penggemar. Karyanya ini menjadi patokan visual bagi jutaan pendengar.
Gambar Kover kaset pita sandiwara radio Tutur Tinular dengan lukisan ilustrasi karya Haryoko, sumber: kotarominami.multiply.com
Jejak Bukti Kreatif:
Dalam proses kreatifnya, Om Haryoko mengonfirmasi bahwa beliau selalu membaca sinopsis cerita dan berkonsultasi dengan almarhum Bapak S. Tidjab sebelum mulai melukis.
Gambar tangkapan layar Om Haryoko yang menyatakan membaca sinopsis dan berdiskusi dengan Pak Tidjab, sumber: dok.pribadi
Konfirmasi dari beliau sendiri juga membuktikan bahwa beliau menggunakan wajah pemain di Sanggar Prathivi sebagai referensi, walaupun disamarkan. Inilah yang menjadi dasar pembuktian kita bahwa wajah Arya Kamandanu dan Sakawuni adalah inspirasi dari Om Ferry Fadli dan Tante Ivonne Rose.
Gambar tangkapan layar Om Haryoko yang menyatakan bahwa beliau menggambar semua cover dan beberapa disamarkan di kover kaset Sanggar Cerita, sumber: dok.pribadi
2. Multitalenta: Dari Kuas ke Karakter Suara
Seiring waktu, Om Haryoko mengembangkan talenta suaranya di Sanggar Cerita, menunjukkan totalitas sebagai seniman. Beliau ikut bermain dan mengisi suara di beberapa sandiwara radio, berperan sebagai tokoh-tokoh penting yang ikonik:
Tutur Tinular: Mpu Renteng, Resi Wisambudi, dan Patih Nambi.
Mahkota Mayangkara: Panji Ketawang dewasa.
Beliau juga tampil gagah sebagai Mpu Renteng dalam pementasan Tutur Tinular di berbagai kota, membawa karakter dari suara ke panggung nyata.
Gambar Om Haryoko dalam kostum Mpu Renteng pada pementasan cerita sandiwara radio Tutur Tinular tahun 1989, sumber: FB Haryoko
3. Karir Voice Over dan Model Iklan: Suara yang Terus Bekerja
Ketika era televisi swasta nasional menjamur, karir Om Haryoko terus bersinar. Beliau menjadi salah satu jajaran top voice over iklan yang suaranya terdengar di mana-mana. Salah satu iklan ikonik yang dibawakan adalah produk makanan C*c* Crunch. Berikutnya, bukan hanya voice over iklan, beliau juga tampil di depan kamera sebagai model iklan.
Bisnis Keluarga yang Inspiratif
Bersama dengan istri tercinta, Ibu Nenny Sumartini (alias Ibu Nenny Haryoko), yang terkenal dengan peran Dewi Tunjung Biru di sandiwara radio Tutur Tinular, beliau sukses membesut perusahaan audio production yang berlabel Cut2Cut Production.
Gambar Om Haryoko dan istri tercinta, Ibu Nenny Haryoko pada tahun 2024, sumber: FB Haryoko
Perjalanan karir beliau, dari ilustrator, pengisi suara, hingga pengusaha, adalah kisah yang sangat inspiratif.
Penutup: Terima Kasih Atas Dedikasi Seni yang Abadi
Bapak Haryoko dan Ibu Nenny telah memberikan lebih dari sekadar hiburan; mereka memberikan ikon, suara, dan semangat yang membentuk kenangan manis bagi jutaan orang.
Terima kasih banyak Bapak Haryoko dan Ibu Nenny, terimakasih atas karya-karya legendarisnya dan perjalanan karir inspiratif yang dibagikan. Sehat selalu!
(Untuk menyimak perjalanan karir beliau lebih jauh, Anda dapat mencari referensi seperti di tehhijau.com edisi 17 September 2025)
Ditulis oleh Nendanya Angela
30 Oktober 2025
10.43
Artikel terkait :
Siapakah Wajah di Balik Poster Sandiwara Radio Tutur Tinular yang Legendaris?
Tutur Tinular: Sejarah Lengkap Kreasi Cerita yang Legendaris



